Pages

08 September 2010

set up Garmin Mobile untuk Symbian 3rd

Merujuk dari tetangga sebelah, yang sebelumnya berhasil memasang Software GPS GarminXT pada nokia 5800, saya pun tertarik untuk mencoba memasang software GPS Garmin XT di Nokia E90 saya (sebenarnya punya abang saya ^_^), dan yang paling menarik dari software ini adalah tidak berbayar alias Gratis, jadi tidak usah khawatir harus kehilangan pulsa pada saat menjelajahi jalanan dengan ponsel anda.

Mulanya saya ragu dengan kualitas akurasi GPS ini, tetapi setelah saya mencoba untuk melakukan perjalanan Surabaya-Cilegon dengan kendaraan pribadi pada waktu mudik tahun ini, akurasi yg ditampilkan pada map sangatlah tepat dan informasi umum yang disajikan cukup membantu saya dalam perjalanan mudik tahun ini.

Perbedaan pemasangan hanyalah terletak pada virtual key untuk nokia 5800 sedangkan untuk E90 tidak perlu, karena fungsi virtual key pada nokia 5800 semata-mata hanya untuk mengganti fungsi dari keypad pada ponsel.

berikut langkah-langkah pemasangan Garmin XT pada nokia E90.

download file-file berikut terlebih dahulu :

http://www8.garmin.com/support/collection.jsp?product=010-10844-00

Untuk Unit softwarenya :
  • Harap disesuaikan dengan OS pada Ponsel anda (winmo, symbian s60 2nd dan uiq, palm)
** sebagai contoh saya mendownload OS Garmin Mobile XT for Symbian S60 3rd Edition untuk E71 dan E90

Untuk additional software :
  • Garmin Mobile XT Free Basemap
  • Garmin Mobile XT Support Files
Cara menginstall
  1. Masukan memory card HP anda ke computer dengan menggunakan cardreader.
  2. Install file GarminMobileXTforSymbianS603rdEdition_50050.exe ke memory card HP anda
  3. Install file GarminMobileXTFreeBasemap_4xxxx.exe ke memory card HP anda
  4. Install file GarminMobileXTSupportFiles_4xxxx.exe ke memory card HP anda
  5. Extract file gmapsupp.img dari file gmapsupp.rar
  6. Masukan kembali memory card anda ke HP anda.
  7. Install file /GarminMobileXT.sis yang ada di memory card anda
  8. Jalankan aplikasi Garmin pada HP anda.
  9. Ketika ada 4 pilihan, pilihlah “Connect to a Garmin GPS”
  10. Masuk ke “Tools” – “Settings” – “About”
  11. Catat “Unit Id” anda kemudian keluar dari aplikasi Garmin di HP anda
  12. Keluarkan kembali memory card anda, lalu masukan ke computer dengan menggunakan card
  13. Kembali ke PC anda, lalu jalankan garmin_kgen_1.5.exe
  14. Masukan Unit ID ke aplikasi keygen, pastikan “Garmin Mobile XT” terpilih. Lalu klik “Generate”
  15. Buat file “sw.unl” di computer yang isinya adalah unlock codenya
  16. Copy file “sw.unl” dan “gmapsupp.img” dari Komputer ke folder /garmin/ di memory card anda
  17. Masukan kembali memory card anda ke HP anda
  18. Jalankan Garmin anda
  19. Masuk ke “Tools” – “Settings” – “System” – “Remote GPS” – “Use Attached/Built-in GPS” – “Enable” – “Done”
  20. Tunggu sampai mendapatkan sinyal GPS
  21. Garmin anda siap digunakan

21 Agustus 2010

Helm Standar Internasional (Snell, DOT) Vs SNI

Sejak 1 April 2010 Pemerintah memberlakukan Wajib memakai helm SNI untuk pengendara kendaraan bermotor roda 2 mengacu pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, setiap orang yang mengemudikan sepeda motor dan penumpang sepeda motor wajib mengenakan helm yang memenuhi SNI. Apabila tidak memenuhi ketentuan tersebut, maka pelanggar diancam sanksi pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250.000. Tanya kenapa?!

Yang jadi persoalan adalah adakah kriteria untuk SNI itu sendiri??, apakah standar tersebut berupa pengujian kekuatan dan ukuran standar ataukah hanya berupa emblem / emboss pada Helm semata?!, Perlu kita ketahui tidak semua Helm Import atau berstandarisasi Internasional SNELL dan DOT ber”Emboss”kan SNI, tetapi para pemakainya risau karena penerapan dilapangan, polisi hanya menilang para bikers yang tidak memakai Helm yang ber”emboss”kan SNI, apa keselamatan kita dijamin oleh emboss SNI?!?,saya menemukan banyak Helm Lokal Dilapangan yang ber”emboss”kan SNI tetapi memiliki kualitas yang jauh dibawah helm standarisasi SNELL dan DOT, dan dalam penerapan dilapangan, polisi akan mem”bebaskan” pemakai helm local ber”emboss” SNI dari jeratan UU No. 22 Tahun 2009.Wtf?!

Sekedar untuk perbandingan

Helm standar SNELL dan DOT

Bagi yang belum tahu, SNELL MEMORIAL FOUNDATION merupakan lembaga institusi standar independen yang tidak terikat pada regulasi Negara. Lembaga ini diakui memiliki standar tinggi dan didukung oleh banyak pabrikan helm kelas dunia. Bahkan SNELL melakukan pengujian lebih ketat dari standar pemerintah amerika. SNELL bahkan memiliki spesifikasi yang sangat spesifik meliputi tipe dan ukuran.
Beberapa merek Helm yang memiliki kualifikasi SNELL antara lain AGV, Arai, Astral-X, Astro-TR, Chaser, Classic-LE2, Classic/c, Condor, Corsair, GP-5X, Omni-J, Quantum-2, Rapide-Ov, X-Eleven, dan XR-1000

Salah satu lembaga sertifikasi helm lainnya adalah DOT. DOT merupakan singkatan dari Departement of Transportation di amerika dengan kode FMVSS 218. Helm yang memiliki stiker DOT adalah helm yang telah lulus uji produk yang dilakukan oleh NHTSA (National Highway Traffic Safety Association). Helm dengan stiker DOT banyak ditemukan di pasaran antara lain dengan merek KYT, MDS dan Lainnya

Sebetulnya helm dengan sertifikasi SNELL dan DOT merupakan sertifikasi yang diakui oleh International dan diadopsi oleh 50 negara besar di dunia diantaranya negara-negara Eropa, Amerika dan Jepang. Lantas apakah helm dengan standar SNI jauh lebih aman daripada standar SNELL atau DOT?

Helm Standar SNI

Sebelum kita berbicara lebih jauh,ada baiknya kita bahas standarisasi helm SNI. Sebetulnya undang-undang tidak menjelaskan secara rinci spesifikasi helm SNI, namun demikian ada patokan khusus helm SNI sbb (diambil dari blog diviarsa):

kualifikasi helm yang memenuhi aturan SNI adalah helm terbuka (open face) dan tertutup (full face). helm terbuka memiliki konstruksi bagian yang menutup kepala sampai dengan bagian leher dan menutup depan kuping, sedangkan full face memiliki bentuk helm yang menutup kepala atas, bagian leher dan bagian mulut.
helm yang standar harus memiliki tempurung, lapisan pelindung bagian dalam untuk menyerap energi benturan, pelindung muka, bantalan kenyamanan, lapisan pengaman, alat penahan, tali pemegang, penutup dagu, pet, penutup wajah bagian bawah, lubang ventilasi, lubang pendengaran, jaring helm, dan bidang dasar kepala

Apakah SNI lebih bagus dibanding SNELL / DOT?!?

Orang Indonesia sering menyebutkan ada harga ada rupa. Ini ternyata juga berlaku pada helm. Harga helm keluaran SNELL / DOT berbanding lurus dengan kualitas helmnya. Kalau penasaran dengan yang namanya harga helm intip deh list harga berikut (dianbil dari ducati monster) :
• Arai (4-8 juta)
• Airoh (1-3 juta)
• Agv (1-7 juta)
• Bieffe (2-5 juta)
• Caberg (4-8 juta)
• Dainesse (2-4 juta)
• Givi (1-3 juta)
• Nolan (2-6 juta)
• Rheos (2-3 juta)
• Shark (2-4 juta)
• Shoei (4-8 juta)
• Vemar (2-6 juta)
• Xlite (3-6 juta)

Nah bagaimana dengan harga helm ber SNI?
• BMC (95rb - 400rb)
• Hiu (65rb - 200rb)
dll.


Tips Memilih Helm

Ini ada beberapa tips untuk memilih helm dari ducatimonster (sebuah situs bikers sejati di Indonesia).

Selain sertifikasi dari Snell atau DOT, ada beberapa cara untuk mengetahui apakah helm tersebut berkualitas baik atau tidak. Beberapa hal yang harus diperhatikan antara lain :
  • Memiliki ukuran proprosional - tidak terlalu besar atau sebaliknya
  • Tidak kopong - Bila di ketuk bagian batoknya tidak berbunyi nyaring
  • Tidak lentur - Helm di posisikan terbalik bila kedua sisinya ditekan tidak berubah bentuknya
  • Memiliki ketebalan stirofom sekitar 1 cm dan terdapat lapisan busa setebal 1 cm pada bagian depan
  • Jarak dari mulut pemakai dengan ujung helm sekitar 1-1.5 cm
  • Kaca helm tidak terlalu tipis, ketebalannya sekitar 2-3 mm
  • Terbuat dari bahan Plastik atau Karbon Kevlar
  • Helm yang baik tentunya berbeda dengan helm yang hanya menarik dari segi penampilanya. Kadang untuk mengetahui kualitas helm tersebut baru terlihat setelah dipakai.
  • Helm dengan ukuran yang pas, tidak terasa “oblak” saat di pakai
  • Suara kendaraan lain terdengar jelas meski kaca helm tertutup
  • Kaca helm tidak mudah mengembun maupun kemasukan angin
  • Ketika ventilasi helm dibuka hembusan angin masuk melalui lubang ventilasi tersebut.
English French German Spain Dutch

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India